Melawan Rasa

Di setiap detik yang berdetak, percayalah aku sedang berusaha mengikhlas pada hal-hal yang tidak menjadi suratan.

Kau bisa bayangkan betapa rumit melawan jiwa yang enggan berdamai dengan isi kepala.

Hati begitu rapuh dan ringkih. Perasaan terlalu mudah diombang-ambing. Sementara pikiran menolak semua angan-angan manis.

Sepanjang malam aku berperang dengan pikiranku. Rasanya realita begitu kejam dan tajam.

Lantas, lemah jiwaku tidak sudi untuk mengalah. Ia menempatkan segala rasa di tempat paling tinggi.

Memaksaku berlarut-larut dalam luka. Membiarkan semua kesakitan mengalir dalam darah.

Percayalah, tak ada seorang pun yang ingin mati dengan lara di genggamannya.

Maka, biarkan aku memilih jalanku untuk merelakanmu. Sebab berlama-lama dalam duka pun aku jenuh.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s