Keputusan

Malam ini sudah kuputuskan. Tidak ada lagi lembar-lembar sajak tentangmu. Seperti kata Sukab dalam suratnya untuk Alina, untuk apa? Kata-kata tidak ada gunanya dan sia-sia.

Sekarang aku paham, mengapa orang-orang memutuskan untuk pergi tanpa mengucap sepatah kata.

Dan perihal kepergian, kurasa meninggalkan apa yang membuatmu terluka adalah keharusan. Untuk apa setiap hari berkawan dengan duka?

Maka ada baiknya aku pun pergi. Sudah cukup aku mencabik-cabik perasaan sendiri. Sedang di pikiranmu saja tak pernah terlintas kata peduli.

Maaf, jika aku terus meneriaki namamu dalam tulisanku. Aku hanya tidak tahu harus kuapakan perasaan ini. Aku tidak tahu.

Tapi, kurasa keputusanmu adalah yang terbaik untukmu. Aku senang jika kau pun senang. Ya. Senang. Sangat senang.

Advertisements

2 thoughts on “Keputusan

Leave a Reply to MrCrazy46 Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s